Ratusan Penari Ramaikan Malam Penutupan STQN ke-XXV

Image

Ratusan Penari Ramaikan Malam Penutupan STQN ke-XXV

Pontianak – Sekitar 118 penari dari Rancak Alun Rumah Melayu (RAR) memberikan penampilan terbaik mereka pada penutupan  Seleksi Tilawatil Qur'an (STQ) Nasional ke XXV di Taman Alun Kapuas pada 5 Juli 2019 lalu.
Ratusan penari yang terdiri dari beberapa sanggar dan ibu rumah tangga juga masyarakat umum itu menarikan tarian Kopi Pancong dan Balek Kampong yang diciptakan oleh Kusmindari Triwati.

118 penari dari Rancak Alun Rumah Melayu (RAR) memberikan penampilan terbaik mereka pada penutupan

Ketua RAR Kota Pontianak, Sri Sukarni mengakui jika beberapa bulan RAR telah melakukan latihan meski dibeberapa event sempat tampil unjuk kebolehan menarikan tarian Kopi Pancong dan Balek Kampong.
“Alhamdulillah RAR sudah banyak tampil dan yang lebih membanggakan kami bisa tampil pada malam penutupan STQN ke-XXV,” ungkapnya.

 

Menurutnya persiapan dilakukan RAR dengan melakukan latihan yang selalu mereka kerjakan dibeberapa minggu sebelum penutupan berlangsung di Halaman Museum Kalbar di Jalan Ahmad Yani.

 

“Kalau latihan alhamdulillah kami didukung oleh Ibu Walikota Ibu Yeni Kamtono selaku pembina dan lebih membanggakan lagi tarian kami bisa dinikmati masyarakat yang hadir pada saat penutupan STQN,” tuturnya. Sementara Ketum Panitia STQN Ke-XXV, Syarif Kamaruzaman mengatakan pihaknya  menyuguhkan pertunjukan kolosal dalam penutupan kegiatan dengan dukungan seluruh pihak.

118 penari dari Rancak Alun Rumah Melayu (RAR) memberikan penampilan terbaik mereka pada penutupan

"Alhamdulillah berkat dukungan banyak pihak tarian kolosal telah kita laksanakan,” katanya.
Diakuinya selama pelaksanaan kegiatan STQ Nasional ke XXV di Pontianak, pihaknya sudah melakukan hal yang maksimal untuk memberikan pelayanan kepada semua peserta dan kontingen yang ada.

 

"Tentu banyak kekurangan dan akan menjadi evaluasi bagi kita selaku panitia dan kita meminta maaf jika selama penyelenggaraan STQN di Kalbar ada hal yang kurang maksimal bagi semua peserta," katanya.
Dengan terselenggaranya STQN ini, pihaknya sangat bersyukur, karena antusias masyarakat Kalbar dan para kontingen seluruh Indonesia yang sangat besar sehingga kegiatan ini selalu ramai di kunjungi masyarakat.

 

"Alhamdulillah dan terima kasih kepada semua pihak termasuk kepada seluruh masyarakat Kalbar," pungkasnya.
 

118 penari dari Rancak Alun Rumah Melayu (RAR) memberikan penampilan terbaik mereka pada penutupan

Share